Arsip untuk Juni, 2008

Sahabatku Menikah

2 hari berturut-turut, 21 dan 22 Juni 2 sahabatku menikah. Tanggal 21, sahabat SMA ku, Edy Riawan yang menyunting temen seperjuangan di SMA Ratna Mutiara. Sementara tanggal 22 nya, sahabat kampus, Syakur menyunting Waryanti, yunior jurusan Biologi.

Aku menyaksikan langsung akad nikah Syakur & Waryanti. Penuh emosi, tapi karena keduanya tipe easy going, nuansa emosi itu hampir tak muncul. Hanya sekali Waryanti kehilangan kontrol suaranya karena emosional (baca: terharu). Itu terjadi ketika Waryanti memohon izin ayah dan ibunya untuk menikah dengan pilihan hatinya.

Penghulu Zamroni yang menikahkan Syakur dan Waryani juga sangat elegan dan flexible. Dia mengimprovisasi prosesi akad nikah tersebut dengan cukup bijak. Tanpa mengurangi inti akad nikah itu sendiri.

Itulah salah satu program seorang sarjana. Selain menikah, menurut Menkominfo M. Nuh ada 2 program lain seorang sarjana, yaitu melanjutkan ke jenjang S2 atau bekerja. Barangkali kedua pasang pengantin baru ini telah melaksanakan 3 program setelah sarjana.

Komentar (1)

Hal-hal Positif Jika Istri Anda Tidak Cantik

Kemari aku mendengar orasi ilmiah Menkominfo, M. Nuh pada acara wisuda sarjana Universitas At Tahiriyah. Salah satu isi orasinya, yang ia sebut selingan karena tidak layak sebagai sebuah orasi, adalah judul di atas. Tapi justru itu yang cukup memikatku.

Dikatakan, seorang ahli hikmah mengungkapkan 14 hal positif jika punya istri tidak cantik. Tapi M. Nuh tidak menyebutkan semuanya. Yah bisa dimaklumi namanya juga selingan.

Berikut kelebihan istri tidak cantik.

1. Tidak mengkhawatirkan

2. Low cost

3. Cekatan

4. …

Adakan anda yang nyasar kesini pernah mendengar ungkapan ahli hikmah ini? Jika ya, bisa di-share.

Oya, M. Nuh buru-buru menambahkan, bukan berarti istri yang cantik tidak bisa cekatan, mengkhawatirkan, high cost dll.

Tinggalkan sebuah Komentar