Bangun Kesiangan

Hari yang membosankan. Kuhabiskan pagiku dengan terlambat bangun. Ini membuat efek domino. Waktu relaksasiku menerjang waktu getting ready to work. Dengan sendirinya aku akan datang terlambat.

Memang menyebalkan kalau aku harus bangun terlambat. Aku sudah mengubah kebiasaanku tidur pagi setelah bangun dengan relaksasi. Menikmati pagi dengan pemandangan alam. Dengan bangun terlambat semua komitmen tetap ada tapi seperti diburu oleh waktu.

Mungkin inilah ujian pertamaku. Di hari kedua aku ingin membiasakan menulis tentang sesuatu. Betapa mahal arti sebuab komitmen. Ini bukan tentang memaksakan sesuatu. Tapi melakukan sesuatu dengan kesadaran bahwa yang kita lakukan baik dan perlu dibiasakan setiap hari.

Jika aku menulis paragraf-paragraf ini tak beraturan, itu karena aku tak menikmatinya. Tak ada ide bagus untuk kubagikan. Hanya letupan-letupan yang tiada arti.

Dan jika aku sampai mempublish tulisan ini di blog ku, maka akan menjadi prasasti bahwa bangun terlambat tidak baik untuk seorang blogger.

2 tanggapan untuk posting ini.

  1. memang merubah kebiasaan itu cukup sulit. Tapi sulit bukan berarti tidak bisa, manusia tidak akan pernah bisa berubah seandainya tidak diawali dari niat didiri masing-masing. TUlisan yang bagus, salam kenal yah :)
    http://mbojosouvenir.wordpress.com/about/

    Balas

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.