Aku mengerjakan sebuah teka-teki. Teka-teki ini minta ampun sulitnya. Biasanya yang kukerjakan teka-teki yang remeh temeh.
Yang membuat persoalan jadi tambah runyam aku harus mengerjakannya dengan cepat.
Terkadang kita terbiasa dengan hal-hal yang serba instan. Ketika ada sesuatu yang sedikit berbeda kita jadi panik. Padahal kalau dipikir ulang hal yang tampak sulit bisa dipilah-pilah. Kita selesaikan satu-persatu. Mulai dari yang mudah ke yang sulit.
Hidup ini tidak berjalan dengan hukum instan. Sesuatu yang kita pikirkan tidak akan bisa kita dapatkan dalam kenyataan tanpa ada perjuangan.
Sementara waktu adalah matrik yang membedakan orang yang berkualitas dengan yang bukan. Bagi orang biasa sepertiku pasti akan membutuhkan waktu yang lebih banyak untuk mengerjakan teka-teki itu. Membuatku ingat pesan orang-orang, “Jangan cepat berpuas diri”.