National Awakeness

Besok, Indonesia akan memperingati 100 tahun kebangkitan nasional. Berdasarkan sejarah yang kuketahui, 20 Mei adalah hari kelahiran Budi Utomo sebuah organisasi yang pertama kali memperjuangkan kesejahteraan rakyat Indonesia.

Lalu, bagaimanakah aku sebagai generasi penerus, pewaris bangsa, calon pemegang tongkat estafet sejarah? Sebagaimana dikatakan Durran dalam bukunya The Story of Civilization, sejarah adalah sungai, sementara peradaban adalah tepiannya. Aku ingin menjadi sungai sekaligus tepiannya. Salah satunya dengan aktifitas blogging. Sebagaimana yang kuketahui, blogging sama dengan menulis. Sementara tulisan berkorelasi dengan zaman sejarah. Jika aku menulis, berarti aku ikut andil dalam sejarah, sekecil apapun itu.

Bagaimana dengan tepiannya? Tidak usah berfikir terlalu jauh untuk menemukan sesuatu yang baru. Kata Richard P. Feynmen, peraih Nobel Fisika, cukup dengan “menemukan kembali” apa yang sudah ditemukan orang juga sebuah keasyikan tersendiri. Dengan mempraktekkan lewat eksperimenku serta menuliskan pandangan-pandangan pribadiku juga berarti ikut melestarikan ilmu pengetahuan.

Begitulah sobat, tidak ada ruginya menjadi orang pas-pasan seperti aku. Aku tetap menjadi saksi sejarah sekaligus peradaban dalam dunia yang kutinggali ini.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: