Zona Kenyamanan

Zona ini membuat orang terlena. Dikiranya dengan mencapai zona ini ia telah mencapai cita-citanya. Dipikirnya zona ini adalah batas terakhir antara hidup dan mati

Tapi tidak. Sesungguhnya zona ini lebih berbahaya daripada zona susah. Bahkan zona ini seharusnya didapatkan ketika seseorang meninggalkan dunia alias mati.

Maka diperlukan cita-cita dinamis berkesinambungan untuk menghindari zona ini. Dengan cita-cita dinamis itu seseorang akan selalu terjaga untuk mengejarnya. Dengan cita-cita berkesinambungan itu menjadikan hal-hal sulit menjadi mudah karena hal sulit dicapai dengan bertahap-tahap hal mudah.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: