Bangun Kesiangan

Hari yang membosankan. Kuhabiskan pagiku dengan terlambat bangun. Ini membuat efek domino. Waktu relaksasiku menerjang waktu getting ready to work. Dengan sendirinya aku akan datang terlambat.

Memang menyebalkan kalau aku harus bangun terlambat. Aku sudah mengubah kebiasaanku tidur pagi setelah bangun dengan relaksasi. Menikmati pagi dengan pemandangan alam. Dengan bangun terlambat semua komitmen tetap ada tapi seperti diburu oleh waktu.

Mungkin inilah ujian pertamaku. Di hari kedua aku ingin membiasakan menulis tentang sesuatu. Betapa mahal arti sebuab komitmen. Ini bukan tentang memaksakan sesuatu. Tapi melakukan sesuatu dengan kesadaran bahwa yang kita lakukan baik dan perlu dibiasakan setiap hari.

Jika aku menulis paragraf-paragraf ini tak beraturan, itu karena aku tak menikmatinya. Tak ada ide bagus untuk kubagikan. Hanya letupan-letupan yang tiada arti.

Dan jika aku sampai mempublish tulisan ini di blog ku, maka akan menjadi prasasti bahwa bangun terlambat tidak baik untuk seorang blogger.

Iklan

2 responses to this post.

  1. Posted by mbojosouvenir on Maret 30, 2011 at 10:36 am

    memang merubah kebiasaan itu cukup sulit. Tapi sulit bukan berarti tidak bisa, manusia tidak akan pernah bisa berubah seandainya tidak diawali dari niat didiri masing-masing. TUlisan yang bagus, salam kenal yah 🙂
    http://mbojosouvenir.wordpress.com/about/

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: